Senin, 13 Januari 2014

Fermentasi katul

Bahan :
1. Katul
2. Mineral unggas dan ruminansia
3. Urea bagi ruminansia, unggas tidak memerlukannya
Alat-alat :
1. Drum, ember, plastic untuk pemeraman
2. Dandang/ alat kukus di sesuaikan dengan yang di
miliki
Langkah kerja :
1. Basahi katul dengan air buat “ pero “ saja, masukan
dandang/alat kukus, masak 30 menit di hitung mulai
airmendidih, hindari terlalu matang atau katul masukan
ember kocori dengan air panas lalu aduk-aduk sampai
merata, di buat “ pero “ juga.
2. Dinginkan katul, campur dengan urea 1 sendok the
tiap 2 kg katul, mineral 1 sendok makan tiap 2 kg katul,
ragi tape 1 butir tiap 4 kg katul. Kenapa di pakai ragi
tape, karena harga murah…
3. Semua bahan di campur aduk sampai rata, lalu
masukan dalam drum, ember atau plastic, tutup rapat
udara ndak boleh masuk, 2 atau 3 hari, hasil terbaik 4
hari. Simpan di tempat teduh yang tidak terkena paparan
sinar matahari.
4. Setelah jadi bisa langsung di berikan pada hewan
ternak

#akan lebih bagus jika dtambah tepung kedelai/kacang ijo/jagung sebagai sumber protein
#selain ragi..bisa menggunakan em4

Rabu, 01 Januari 2014

Membuat jus asam amino

Nie copas dari blog mas betha sutrisno..lgsung aja..
BAHAN :
1. Ikan segar/daging tikus/keong/ bekicot/kedelei/telur.
2. Buah nanas(enzim bromeliad) atau papaya (enzim papain)
LANGSUNG PRAKTEK
1. Bahan ikan segar dan lainnya itu ,pilih salah satu
saja, cuci bersih, lalu blender atau rebus dulu 1 jam baru
di blender.
2. Nanas 1-2 bagian : ikan 3 bagian. Nanas bersihkan,
kupas bersih lalu blender halus bisa langsung di
campurkan ke ikan bersama ampasnya atau nanas dip
eras dulu di ambil sarinya campur ke ikan lalu
tambahkan gula 0,25 bagian, caranya sama untuk buah
papaya.
3. Semua bahan tadi di campur lalu peram 1- 2 hari.
4. Setelah selesei peram, agar kerja enzim lebih ringan
maka perlu di tambah masukan bakteri , terutama bakteri
yang bisa menghasilkan enzim missal Bakteri penghasil
fitohormon : Azospirillum, Azotobacter, Pseudomonas,
Serratia, Acetobacter, Methylobacterium, memproduksi
asam amino, vitamin, enzim dan hormone seperti
Auksin, Sitokinin, Giberelin
5. Masa peram dua minggu, hasil yang di dapat berupa
cairan pasta saos semacam itu

Selasa, 17 Desember 2013

Oksilat mikroba(sejenis starbio)

OKSILAT MIKROBA RUMEN SISTEM KERING
Rumen adalah bahan pakan yang telah di konsumsi sapi
atau kambing, saat di sembelih masih berada dalam
saluran pencernakan.
langsung saja……
1. Rumen di kumpulkan, lalu di keringkan pada tempat
yang bersih beralas terpal atau yang lain, jemur terus
hingga kering kadar air 8-10%.
2. Lalu giling dismill hingga menjadi tepung lalu kemas,
ini sudah seperti starbio dan stardex
OKSILAT MIKROBA RUMEN SISTEM BASAH
1. Rumen basah, taruh pada ember lalu tambahi air,
perbandingan rumen 1 bagian air segar 1 bagian
2. Penambahan gula atau molasses tiap 10 kg rumen
perlu gula 100 gram – 200 gram/1-2 ons
3. Setelah rumen di beri air segar, ampas pada rumen
disaring di buang, tinggal cairan rumen saja, baru di
tambahkan gula.
4. Peram 14 hari hingga 21 hari, ini sudah di fungsikan
sebagai stater mikrobia.

Lele sistem biofloc

1, BIOFLOC
Suatu teknologi budidaya ikan dengan mengaplikasikan
Probiotik (bakteri non pathogen) secara intensif melalui
lingkungan (air dan dasar kolam) dan melalui oral
(dicampur dengan pakan) yang diikuti dengan
pemberian probiotik sebagai nutrisi probiotik sehingga
akan terbentuk biofloc (Floc bakteri non pathogen yang
menguntungkan bagi ikan ) yang merupakan salah satu
sumber protein yang dapat dimakan oleh ikan.
2. TAHAPAN TERBENTUKNYA BIOFLOC
Dominasi Pitoplankton.
Dominasi Zooplankton
Dominasi Bakteri Pengurai
Masa transisi Dominasi
Dominasi Bakteri Photosyntetic
3. PROBIOTIK
Dalam akuakultur/ budidaya ikan, probiotik adalah
mikroorganisme yang sengaja diberikan melalui oral atau
lingkungan, dengan tujuan agar menguntungkan bagi
ikan yang dipelihara.
Umumnya probiotik yang digunakan dalam budidaya
ikan adalah dari golongan bakteri non pathogen (Pro:
mendukung, biotic : biota kehidupan)
4. TEKNIK BUDIDAYA
a.Persiapan air untuk pembesaran lele ; masukan air
dengan ketinggian 80-100 cm, hari ke 2 masukkan
probiotik 5 ml/m 3, hari ke 3 masukkan prebiotik :
Molase 250 ml/m 3, malam harinya tambahkan
dolomite 150-200 gram/m 3 (diambil airnya saja)
selanjutnya diamkan air media selama 7-10 hari,
selanjutnya dilakukan penebaran benih lele.
b.Penebaran benih lele ; Benih dari induk unggulan
(dari satu induk yang sama), benih harus sehat
dengan indikasi gerakan aktif, ukuran dan warna
seragam, organ tubuh lengkap, bentuk proorsional
ukuran 4-6cm / 5-7cm, setelah penebaran
keesokan harinya tambahkan probiotik 5 ml/m 3.
c.Aplikasi susulan probiotik ; Sebelum benih ikan
berukuran 12 cm, setiap 10 hari sekali masukan
probiotik 5 ml/m 3, Ragi tempe 1 sendok makan/
m3 Ragi tape 2 butir/m 3 dan malam harinya
tambahkan dolomite 200-300 gr/m 3 (diambil
airnya saja) Setelah ukuran ikan >12 cm setiap 10
hari sekali masukan probiotik 5 ml/m 3.\, ragi
tempe 2-3 sendok makan/m 3, ragi tape 6-8 butir/
m3 dan malam harinya tambahkan dolomite
200-300 gr/m 3 (diambil airnya saja) Pemberian
ragi tempe dan ragi tape dilarutkan kedalam air.
5. PENGELOLAAN PAKAN
Gunakan pakan yang berkualitas, ukuran pakan
disesuaikan dengan bukaan mulut ikan, pakan diberikan
pagi – sore hari, dosis pakan 80%dari daya kenyang,
dipuasakan seminggu sekali, pakan di fermentasi
dengan probiotik atau di campur probiotik dan
pengurangan dosis pakan sampai 30% jika sudah
terbentuk floc.
Keterangan :
Probiotik adalah mikroorganisme yang hidup dalam
usus dan sering disebut sebagai bakteri baik. Mengapa
disebut bakteri baik? Ya, karena memang bakteri
probiotik ini ternyata memiliki peran sebagai pembantu
metabolisme sistem pencernaan dan membantu
memperkuat daya tahan tubuh.
Umumnya bakteri probiotik ini berupa asam laktat ( lactic
acid bacteria – LAB) yang sering kali digunakan dalam
industri pangan dan obat-obatan. Dua jenis bakteri
probiotik yang paling mendominasi adalah jenis
Lactobacillus dan Bifidobacterium .
Dalam industri makanan, bakteri probiotik ini mengubah
zat gula dan karbohidrat lain menjadi asam laktat yang
memiliki rasa khas dan mengawetkan makanan dengan
menurunkan pH, serta mengurangi ruang hidup bakteri
patogen (bakteri jahat). Nah, jika di dalam tubuh
memiliki banyak bakteri baik dan sedikit bakteri jahat,
maka semakin sehatlah sistem pencernaan tubuh
.
Sedangkan prebiotik adalah makanan untuk bakteri
probiotik. Atau sering juga disebut sebagai nutrisi untuk
bakteri probiotik dalam berkembang biak di dalam
tubuh. Senyawa prebiotik ini banyak ditemukan dalam
makanan yang mengandung serat atau fiber seperti
brokoli, tempe, tahu, susu kedelai, sayuran hijau, dan
buah.

**lele sistem biofloc per m2 bisa ditanam bibit 1000 ekor

Rabu, 11 Desember 2013

CARA FERMENTASI JERAMI UNTUK MAKANAN TERNAK DOMBA/KAMBING

BAHAN DAN UKURAN:
• 1000 Kg : jerami padi , dipilih yang sudah kering
• 20-25 Lt : tetes bila tidak ada dapat diganti gula
yang dilarutkan
• 6-7 Lt : Probiotik, bila di daerah belum ada dapat
diganti dengan EM4.
• 5-6 Kg : Urea untuk menambah kandungan protein
makanan ( 4-6% dr total jerami )
• 250-300 Lt. : Air untuk melarutkan probiotik dan
tetes/15Lt untuk jerami basah
PERALATAN:
• Silo tempat untuk fermentasi jerami dapat berupa
tembok semen, bis semen, drum sesuai kemampuan dan
jumlah ternak
• Alat pemotong sabit atau sejenisnya atau bisa
menggunakan mesin pencacah jerami
• Ember atau timba, gembor, terpal plastik atau karung
plastik
CARA MEMBUAT
1. Sediakan silo dari bis beton disusun dua atau tiga,
bila memakai drum bagian dalam supaya dicat agar
tidak berkarat
2. Jerami kering atau bahan-bahan kering yang telah
ada dipotong-potong dengan ukuran kurang lebih 25
cm sejumlah isi silo yang ada
3. Larutkan tetes dan urea serta probiotik dengan air
menjadi satu sesuai perbandingan bahan-bahan di
atas.
4. Siapkan terpal plastik untuk alas menjcampur antara
jerami dengan campuran tets starbio dan air.
5. Jerami padi yang sudah dipotong ditaruh di atas
terpal sedikit demi sedikit sambil disiram larutan air
tetes dan starbio sesuai perbandingan di atas sampai
merata dan jerami kelihatan basah.
6. Setelah jarami benar-benar telah disiram rata dengan
larutan tersebut, jerami dimasukkan ke dalam silo
sedikit demi sedikit sambil dimampatkan/diinjak-
injak supaya padat.
7. Setelah mampat (padat) silo ditutup hingga rapat
betul
8. Setelah 7 hari jerami tersebut baru dapat mulai
diberikan pada ternak kambing sesuai dengan
kebutuhan dan selama bahan tersebut belum habis
setelah mengambil bahan dari silo supaya ditutup
kembali dengan rapat
9. Penempatan silo supaya terhindar dari genangan air,
terhindar dari terik matahari dan air hujan tidak boleh
masuk ke dalam silo
CARA MEMBERIKAN:
Pemberian diberikan dua kali pagi dan
sore dengan ukuran: bobot kambing x 3%
pakan kering (jerami yang telah
difermentasi)
Ditambah makan tambahan berupa katul
yang baik (kualitas I) sebanyak 0,5 kg/
ekor
KETERANGAN:
Apabila waktu petama kali tenak diberi
pakan fermentasi tersebut tidak langsung
mau supaya dilatih sedikit demi sedikit
sampai mau makan dengan lahap
Agar ternak kambing cepat gemuk perlu
diberi makan lain yang kadar proteinnya
tinggi seperti pemberian katul konsentrat
Air minum supaya tetap tersedia (jangan
sampai telat), ada baiknya airnya
diberikan garam.

Selasa, 26 November 2013

Pengaruh air hujan terhadap lele

Effect hujan & cuaca yang tak menentu pun sangat besar
pengaruhnya terhadap budidaya ikan bisa menimbulkan
urutan-urutan peristiwa yang menyebabkan stress
lingkungan... akan mengakibatkan perubahan tekanan
osmotik, perbedaan temperatur dasar kolam dan
permukaan air.....
yang kedua, input pakan yang tinggi juga berakibat
fitoplankton yang tebal yang diikuti fluktuasi pH dan DO,
sisa metabolit tinggi sehingga terjadi penumpukan bahan
organik di dasar kolam. Perombakan anaerob yang terjadi
memicu munculnya gas2 beracun (H2S).....
Sifat air hujan yang kurang baik bagi kehidupan ikan
adalah keasaman yang agak tinggi (pH rendah) yang bisa
meningkatkan resiko tumbuhnya jamur dan bibit penyakit
lain. Untuk mengatasinya adalah dengan cara pembuangan
air bagian atas kolam kira-kira setinggi 10 - 20 cm.
- Agar pH air ttp stabil,,,tingkatkan kemampuan buffer pH
air dg tebar BOSTER MANSTAP dilakukan pd sore hari,
cuaca mendung atau habis hujan.......
- Peng-garam-an, berhubungan dg proses
OSMOREGULASI,,,yaitu utk mengontrol kosentrasi larutan
dalam tubuh ikan...agar tekanan osmosis antara dlm tubuh
ikan dan lingkungannya dpt seimbang..
- Utk mengatasi fluktuasi suhu air, tinggikan level air
- Utk meningkatkan sistem imun (antibodi ikan) berikan
asupan Vit C dg BOSTER STRESS OFF dan Immunostimulat
dg BOSTER FISH IMUNOVIT
- Utk mengendalikan kepadatan plankton dan membunuh
kuman tebar BOSTER BLUE COPPER
- Utk mempercepat perombakan bahan organik, tebar
probiotik (BOSTER AQUAENZYM / BOSTER SEL MULTI +
BOSTER PLANKTOP)
- Utk mengatasi penurunan DO dpt dilakukan aerasi atau
tebar BOSTER AERO2

**boster=slh satu merk obat2n untuk ikan

cara menghemat pakan lele

pemberian pakan bisa
dukurangi tanpa harus mengorbankan pertumbuhan
lele sangkuriang kita. Oke langsung saja yah.
Alat dan Bahan:
1. Probiotik 1 liter (setau saya bisa diganti dengan
M4 Perikanan)
2. Yakul 5 botol
3. Dedak 1 kg (dedak ini diseduh dulu dengan air
panas)
4. Vit C dan Vit B complek masing masing 50 butir
5. Molase 2 liter atau gula 2kg
6. Susu kental 1 kaleng
7. Air 50 liter
Cara Pembuatan:
Masukkan dalam wadah tertutup semua bahan di
atas
fermentasikan minimal 6 hari
Adapun cara pembibisan adalah dengan
menggunakan setengah aqua gelas /1kg pakan